224 total views,  4 views today

Sore yang teduh langit cerah berawan di Nusa Penida, terlihat beberapa peselancar asing dan lokal tengah menikmati ombak di pantai Lembongan dengan papan selancar. Kaki-kaki memainkan badan mereka agar tetap seimbang diatas air. Perahu kami berlabuh tidak jauh dari batas mereka bermain selancar – perairan ini merupakan bagian dari Kawasan Konservasi Perairan Nusa Penida dimana pengaturan akan dilakukan berdasarkan zonasi, sehingga kegiatan satu dengan yang lain tidak saling mengganggu – yang dipisahkan oleh pelampung yang membentuk sebuah garis batas.

Tujuan kami sore ini adalah melakukan penyelaman cepat untuk mengunduh data temperatur/ suhu dari sebuah alat pencatat yang memantau suhu perairan pantai Lembongan selama 1 tahun – ahli kelautan dunia telah mengetahui adanya kecenderungan kenaikan suhu air laut dunia dalam dekade terakhir. Kenaikan suhu air laut telah membawa dampak bagi sebagian terumbu karang di dunia dan menjadi salah satu ancaman bagi kesehatan terumbu karang dunia – dimana World Resorces Institute melaporkan adanya peningkatan ancaman bagi terumbu karang dunia sebesar 30% antara tahun 1997-2007 – dengan alat ini bisa diketahui apakah ancaman kenaikan suhu laut terjadi di perairan Nusa Penida atau tidak.

Persiapan peralatan selam dan laptop telah selesai dilakukan, kami bersiap turun ke air dan posisi perahu telah sesuai dengan koordinat lokasi. Beberapa saat kemudian aba-aba diberikan bagi penyelam untuk turun, namun yang terjadi kemudian adalah perahu oleng ke bagian kiri dan tidak kembali ke posisi semula, namun secara cepat justru terbalik bersama penumpang dan barang diatas perahu. Kejadian yang tidak diharapkan ini berjalan begitu cepat, kami berusaha mengidentifikasi kondisi tim dan peralatan. Captain boat berupaya mendapatkan bantuan dari perahu yang ada di sekitarnya dan kami pun berusaha mendekat pada ponton terdekat untuk mengamankan peralatan. Beberapa tamu asing juga turut membantu mengumpulkan barang yang tercecer di permukaan air.

Beberapa saat berlalu namun perahu tidak berhasil kembali pada keadaan semula sehingga akhirnya ditarik perahu lain menuju ke pantai dan kami ditolong oleh perahu lainnya menuju ke pantai. Kami memeriksa peralatan kami, beberapa alat mengalami kerusakan karena terendam air, namun kami semua selamat dan hanya merasa kaget dengan kejadian ini. Kami berusaha mencari jawaban dari peristiwa ini. Pasti ada pelajaran yang dapat kami ambil. Menjaga alam tetap lestari tentunya dengan menjaga kesimbangannya. Demikian juga apabila kita naik perahu, walaupun tujuannya untuk menyelam tetapi harus selalu dijaga satu hal, yaitu keseimbangan.

Sanur, 27 Februari 2011. Penulis dari sebuah warnet.


Kafe Penyelaman

The founder is a marine biologist and a dive instructor. He experiences in marine conservation especially on bio-physic data collection such as reef health monitoring, fish spawning aggregation site survey, marine large fauna survey, occasional observation and marine resource utilization assessment. Also experience on training related scientific diving, bio-physic monitoring, geographic information system, data analyzing and reporting, marker buoys installation, underwater photography and coral rehabilitation, such in Riau islands and Belitung waters, and Weh island in Sumatera region, Krakatoa Marine Sanctuary, Seribu islands National Park and Karimunjawa National Park in Jawa region, Derawan, Sangalaki and Kakaban islands in East Kalimantan, Wakatobi National Park, Bunaken National Park and Lembeh strait in Sulawesi region, Bali, Lombok, Sumbawa, Komodo waters, Flores, Adonara, Lembata, Pantar, and Sawu Sea National Park in Lesser Sunda Region, Halmahera and Morotai waters in North Maluku region, Ambon waters, Lease islands and Banda islands in Maluku region, Kaimana, Raja Ampat waters and Teluk Cenderawasih National Park in West Papua region, Tioman Marine Park and Tun Sakaran Marine Park in Malaysia, Atauro island and Liquiça in Timor Leste, Phuket in Thailand, Kehpara Marine Sanctuary in Pohnpei, Micronesia, Gladden Spit Marine Sanctuary and Half Moon Cay Marine Park in Belize. Experience as a scuba diver instructor with more than 5000 dives and trained more than 200 open water divers.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*