3,053 total views,  30 views today

Jika anda seorang perenang dan penyelam yang sangat peduli terhadap terumbu karang dan ingin bergabung dalam pemantauan terumbu karang serta membantu melestarikan laut dan keindahannya sekaligus bersenang-senang, bergabunglah dalam kursus Reef Check Ecodiver di Kepulauan Seribu.

Reef Check Ecodiver merupakan suatu program dari Reef Check – sebuah program pemantauan terumbu secara global untuk mengetahui kondisi terumbu karang di seluruh dunia – mengumpulkan data untuk membuat sebuah status terumbu karang secara global dengan menggunakan protokol ilmiah berstandard internasional.

Baca juga : Menjadi Penyelam dan Menjelajah Dunia Bawah Laut

Kursus Reef Check Ecodiver dilaksanakan 2 hari – teori di kelas dan praktek di perairan Kepulauan Seribu bagi perenang snorkeling dan penyelam dengan daya apung yang baik, oleh Ecodiver Trainer Indonesia yang mempunyai pengalaman melatih nasional maupun internasional. Dalam kursus anda akan belajar memahami apa yang terjadi di terumbu karang sekaligus meningkatkan pengalaman anda serta diakui secara profesional. Kursus ini cocok bagi komunitas penyelam, pengelola pesisir dan laut serta para praktisi lainnya.

Persyaratan mengikuti kursus Reef Check Ecodiver anda harus telah berusia paling sedikit 14 tahun saat mendaftar kursus ini dan telah memiliki sertifikat selam Open Water Diver atau yang sederajat dan memiliki ketrampilan air yang memadai terutama daya apung netral.

Baca juga : Pelatihan Scuba

Informasi lebih lengkap :

Email info@penyelaman.com 

Whatsapp +6281248542704 


Kafe Penyelaman

The founder is a marine biologist and a dive instructor. He experiences in marine conservation especially on bio-physic data collection such as reef health monitoring, fish spawning aggregation site survey, marine large fauna survey, occasional observation and marine resource utilization assessment. Also experience on training related scientific diving, bio-physic monitoring, geographic information system, data analyzing and reporting, marker buoys installation, underwater photography and coral rehabilitation, such in Riau islands and Belitung waters, and Weh island in Sumatera region, Krakatoa Marine Sanctuary, Seribu islands National Park and Karimunjawa National Park in Jawa region, Derawan, Sangalaki and Kakaban islands in East Kalimantan, Wakatobi National Park, Bunaken National Park and Lembeh strait in Sulawesi region, Bali, Lombok, Sumbawa, Komodo waters, Flores, Adonara, Lembata, Pantar, and Sawu Sea National Park in Lesser Sunda Region, Halmahera and Morotai waters in North Maluku region, Ambon waters, Lease islands and Banda islands in Maluku region, Kaimana, Raja Ampat waters and Teluk Cenderawasih National Park in West Papua region, Tioman Marine Park and Tun Sakaran Marine Park in Malaysia, Atauro island and Liquiça in Timor Leste, Phuket in Thailand, Kehpara Marine Sanctuary in Pohnpei, Micronesia, Gladden Spit Marine Sanctuary and Half Moon Cay Marine Park in Belize. Experience as a scuba diver instructor with more than 5000 dives and trained more than 200 open water divers.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*