409 total views,  2 views today

Sea Urchin atau dikenal sebagai biota atau hewan “Bulu Babi”, merupakan biota laut yang tergabung dalam kelas Echinoidea. Kelompok hewan ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Tubuh berbentuk bola, seperti mangkuk, oval atau bentuk jantung. Tubuh tertutup oleh cangkang dari lempeng-lempeng ambulakral.
  2. Podia atau kaki tabung keluar dari lubang-lubang dari lempeng-lempeng ambulakral dan berfungsi untuk pergerakan.
  3. Mulut terletak pada pusat permukaan oral yang dikelilingi oleh peristomium yang bersifat seperti membran.
  4. Anus terletak di kutub aboral dan dikelilingi oleh periproct bersifat seperti membran.
  5. Lekuk-lekuk ambulakral tidak ada.
  6. Pedicellaria bertangkai dan mempunyai 3 jepit.
  7. Echinoidea biasanya hidup di daerah pantai, atas batu karang, dasar laut, dalam lumpur, sumur-sumuran daerah pantai, dan muara sungai.
  8. Seks terpisah, kelenjar kelamin pentamerous.
  9. Perkembangbiakan meliputi larva-larva echino-pluteus yang berenang bebas.

Sea urchin atau Bulu Babi memiliki sistem fisiologi :

  1. Sistem Pencernaan : mulut bulu babi (sea urchin) terletak pada pusat permukaan oral yang dikelilingi oleh peristomium yang bersifat membrane. Anus terletak di kutub aboral dan dikelilingi oleh periproct bersifat seperti membran.
  2. Sistem Sirkulasi : bulu babi (sea urchin) tidak memiliki sistem peredaran darah.
  3. Sistem Ekskresi : bulu babi (sea urchin) tidak memiliki sistem ekskresi.
  4. Sistem Koordinasi : sistem syaraf pada bulu babi (sea urchin) masih sederhana.
  5. Sistem Reproduksi : sistem reproduksi pada bulu babi (sea urchin) masih sederhana. Gonad melekat disisi atas rongga tubuh. Sperma dan telur dilepas langsung ke perairan, yang selanjutnya terjadi pembuahan diluar tubuh.

Sea Urchin Indonesia

Flora Fauna Laut Indonesia