2,224 total views,  20 views today

Sahabat kafe penyelaman, setelah perjalanan penyelaman seringkali kita membayangkan pengalaman seru yang baru saja kita tinggalkan, tidak hanya serunya petualangan menyelam, namun juga pengalaman kuliner di daerah penyelaman.

Bagi penyelam Indonesia, Manado di Sulawesi Utara identik dengan penyelaman di laut yang jernih dengan ikan berwarna-warni dan beraneka ragam hewan uniknya, serta kuliner nya beragam menu masakan yang memanjakan lidah. Salah satu flagship kuliner Manado dan Indonesia Timur adalah Sambal Ikan Roa yang melegenda di tanah air.

Kali ini kak Andreas Muljadi dari Kafe Penyelaman berbagi cara (mudah) membuat sambal ikan roa dengan sahabat kafe penyelaman semua. Selain bahan ikan roa asap, bahan lainnya dapat diperoleh di sekitar tempat tinggal kita semua.

Bahan :

  • Ikan roa asap (dapat dibeli di pasar tradisonal atau supermarket atau hubungi Kafe Penyelaman) 4 ekor
  • Bawang putih 3 siung
  • Bawang merah 8 siung
  • Cabe rawit 6 buah (atau sesuai selera)
  • Cabe keriting 4 buah
  • tomat merah 1 buah (atau sesuai selera)
  • Sereh 1 tangkai
  • Daun salam 2 lembar
  • Daun jeruk 4 lembar

Cara membuatnya sahabat penyelam silahkan melihat langsung pada video diatas. Selamat mencoba!

Topik terkait lainnya :
Hebat! 10 Ikan Komersial ini menentukan Kesehatan Karang
Sajian Legendaris Sambal Ikan Roa
Menghentikan Ancaman Kepunahan Ikan Napoleon, Mungkinkah?
4 Hari Paling Seru Saat Berlatih Selam

Categories: Publication

Kafe Penyelaman

The Kafe Penyelaman is managed by a marine biologist and dive instructor. He experiences in marine conservation especially on bio-physic data collection such as reef health monitoring, fish spawning aggregation site survey, marine large fauna survey, occasional observation and marine resource utilization assessment. Also experience on training related scientific diving, bio-physic monitoring, geographic information system, data analyzing and reporting, marker buoys installation, underwater photography and coral rehabilitation. He traveled the archipelago such as Weh island, Mandeh waters, Riau islands and Belitung waters, Krakatoa Marine Sanctuary, Seribu islands National Park, Karimunjawa National Park, Derawan, Sangalaki and Kakaban islands, Tanah Bumbu in South Kalimantan, Wakatobi National Park, Gorontalo waters, Bunaken National Park, Lembeh strait, Bali, Lombok, Sumbawa, Komodo waters, Flores, Adonara, Lembata, Pantar, and Sawu Sea National Park, Halmahera and Morotai waters, Kaimana, Raja Ampat waters and Teluk Cenderawasih National Park. He also did some regional and international visit such as Tioman Marine Park and Tun Sakaran Marine Park in Malaysia, Atauro island and Liquiça in Timor Leste, Phuket in Thailand, Kehpara Marine Sanctuary in Pohnpei, Micronesia, and Gladden Spit Marine Sanctuary and Half Moon Cay Marine Park in Belize. Experience as a scuba diver instructor with more than 5000 dives and trained more than 200 advance and open water divers.